Ketika sebuah masyarakat sudah terpecah, ia dengan mudah dikendalikan dengan mengalihkan perhatian dari isu-isu nyata dan memberlakukan aturan permainan yang buatan—kerangka yang menguntungkan mereka yang berada di pucuk pimpinan.
Sejarah Timur Tengah di awal abad ke-20 menawarkan contoh mencolok tentang bagaimana ini bekerja dalam skala global. Dua tokoh—Thomas Edward Lawrence (lebih dikenal sebagai Lawrence dari Arabia, 1888–1935) dan Gertrude Bell (1868–1926), perwira Inggris, arkeolog, dan diplomat—memberikan segalanya… baca selengkapnya